Ilustrasi: Pencari kerja mencari informasi di bursa kerja beberapa waktu lalu. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres

CIMAHI Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cimahi mengalami penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2024. Berdasarkan data terbaru dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS) Cimahi, TPT turun dari 10,52 persen pada 2023 menjadi 8,97 persen pada 2024.

Penurunan tersebut setara dengan berkurangnya jumlah pengangguran dari 33.192 orang menjadi 28.979 orang atau sebesar 1,55 persen. Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Cimahi menyebut capaian ini tak lepas dari pemanfaatan aplikasi digital Sidakeptri (Sistem Informasi Data Ketenagakerjaan Terintegrasi) yang telah diimplementasikan dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Disnaker Cimahi, Asep Jayadi, menyampaikan bahwa Sidakeptri menjadi instrumen strategis dalam memberikan pelayanan ketenagakerjaan yang lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran.

“Kami menghadirkan berbagai layanan digital di Sidakeptri, mulai dari pengurusan AK-1 (kartu kuning), penyebaran informasi lowongan kerja, hingga fitur untuk para pencari kerja,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Sabtu (5/7/2025).

Lewat platform ini, masyarakat bisa mengakses layanan tanpa perlu datang langsung ke kantor Disnaker. Salah satu fitur yang paling banyak dimanfaatkan adalah layanan jobseeker, di mana pencari kerja dapat membuat profil pribadi yang memuat usia, keahlian, dan jenis pekerjaan yang diminati.

“Dengan profil yang spesifik dan lengkap, perusahaan bisa dengan mudah menemukan kandidat yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan,” jelas Asep.

Selain untuk melamar pekerjaan, Sidakeptri juga berfungsi sebagai kanal informasi pelatihan ketenagakerjaan. Pemerintah Kota Cimahi rutin mengadakan pelatihan seperti menjahit dan keterampilan teknis lainnya yang bisa diikuti masyarakat dengan mendaftar secara online.

“Kami sediakan informasi pelatihan melalui Sidakeptri. Warga bisa mendaftar langsung jika memenuhi persyaratan yang tercantum. Ini bagian dari upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal,” tambahnya.

Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem digital yang mendukung penciptaan lapangan kerja dan menekan angka pengangguran. Melalui Sidakeptri, diharapkan keterhubungan antara pencari kerja dan penyedia lapangan kerja dapat semakin optimal.

Penurunan angka pengangguran ini menjadi indikator positif bahwa transformasi layanan ketenagakerjaan berbasis digital mulai menunjukkan dampaknya. Ke depan, Disnaker Cimahi akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai sektor untuk menjaga tren penurunan ini secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *