Tingkat Pengangguran Masih Tinggi, Wali Kota Cimahi Dorong 2.000 Warga Masuk Dunia Kerja Tiap Tahun

Cimahi Pemerintah Kota Cimahi terus berupaya menurunkan angka pengangguran yang masih berada di tingkat cukup tinggi. Hingga pertengahan Juli 2025, tercatat sekitar 9 persen dari total populasi Kota Cimahi yang berjumlah sekitar 600 ribu jiwa masih menganggur, atau setara dengan lebih dari 27.000 orang.

Menanggapi situasi ini, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan komitmennya untuk menekan angka pengangguran dengan langkah-langkah konkret. Ia meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi untuk mengambil peran lebih aktif dan strategis dalam menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

“Saya sudah instruksikan kepada Disnaker agar bergerak cepat menyiapkan sumber daya manusia. Setidaknya setiap tahun harus mampu menciptakan 2.000 lapangan pekerjaan baru di sektor industri,” ujar Ngatiyana, Kamis (17/7/2025).

Langkah Serius: Pelatihan SDM dan Kemitraan Industri

Tak hanya membuka lowongan kerja, Pemkot Cimahi juga menggencarkan pelatihan keterampilan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Ngatiyana menuturkan bahwa pelatihan kerja menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

“Saat ini kami sudah melatih lebih dari 1.000 warga untuk siap bekerja. Ke depan, kami menargetkan 10.000 SDM bisa mendapatkan pelatihan setiap tahunnya,” katanya.

Berbagai pelatihan tersebut difokuskan pada sektor-sektor industri potensial yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi, agar warga Cimahi mampu beradaptasi dengan cepat di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Disnaker Didorong Lebih Proaktif

Dalam kesempatan yang sama, Ngatiyana menegaskan kepada Disnaker Cimahi untuk tidak bersikap pasif. Ia menginginkan dinas tersebut mampu menjalin kerja sama dengan berbagai sektor industri, baik skala lokal maupun nasional.

“Saya minta mereka (Disnaker) lebih agresif mencari peluang kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Cimahi dan sekitarnya. SDM kita harus disiapkan sebaik mungkin,” tambahnya.

Disnaker Kota Cimahi diharapkan mampu menyusun program yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja, termasuk sertifikasi keterampilan, magang industri, hingga fasilitasi penyaluran tenaga kerja melalui bursa kerja daerah (job fair).

Dukungan Pemkot untuk Warga Produktif

Upaya serius Pemerintah Kota Cimahi dalam mengurangi angka pengangguran ini juga merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan lebih banyaknya warga yang bekerja, diharapkan terjadi peningkatan taraf hidup serta penguatan ekonomi lokal.

“Kami ingin agar warga Cimahi tidak hanya mencari kerja, tetapi benar-benar siap dan memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh industri saat ini,” tutup Ngatiyana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *